Our Menu
LOGIN
Social Media
 

Manfaat Madu untuk Kesehatan

Manfaat Madu untuk Kesehatan. Madu adalah makanan yang mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, mineral, dekstrin, pigmen tumbuhan dan komponen Aromatik. Khasiat madu telah dikenal sejak zaman Mesir Kuno. Bahkan Ratu Cleopatra telah menggunakannya untuk merawat kesehatan dan kecantikannya.

Tradisi orang Jepang adalah meminum madu setiap malam agar bangun tidur dalam keadaan segar dan sehat. Selain itu masih ada pandangan yang salah atau keliru tentang kualitas madu. Ada yang menganggap bahwa madu yang baik adalah yang menimbulkan letusan ketika tutupnya dibuka atau yang tidak dikerumuni semut. Justru madu tersebut telah rusak terfermentasi oleh enzim dan mengarah kepada terjadinya gas dan alkohol itulah sebabnya semut tidak mau mendekatinya.

Pada saat ini masyarakat lebih mengenal madu Arab, madu Kalimantan atau madu Sumbawa. Padahal mutu dan kualitas madu sangat tergantung pada asal nektar bunga yang dihisap oleh lebah. Sehingga penamaan yang lazim dikenal saat ini adalah bukan hanya lagi dari asal tempat diproduksi, tetapi dari asal nektar seperti Madu Bunga Randu, Madu Bunga Kopi, Madu Bunga Klengkeng , Madu Bunga Rambutan, Madu Aneka jenis bunga, Madu Bunga Durian, Madu Bunga Kelapa, dsb. Masing-masing madu dari aneka jenis tumbuhan ini memiliki aroma yang khas dan khasiat yang berbeda-beda.

Manfaat Madu

  • Sebagai antioksidan,
  • Melembabkan wajah,
  • Mengobati jerawat,
  • Menghilangkan flek-flek hitam,
  • Dioleskan dibibir sebagai pelembab/pencegah bibir kering,
  • Dipergunakan untuk ramuan pembalseman untuk mengawetkan Mummi Raja-raja Mesir Kuno,
  • Memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung.

Madu dapat dikonsumsi oleh segala tingkatan usia, dari mulai Janin hingga Orang tua :

  • Janin : Memperkuat janin yang lemah dalam kandungan (rahim).
  • Ibu Hamil : Menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung bayi dan membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam
  • Bayi : Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan  kecerdasan pikiran (IQ) dan kecerdasan mental (EQ).
  • Anak-anak : Membantu agar nafsu makan meningkat (adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), sehingga anak tumbuh sehat, lincah dan riang  serta tahan penyakit.
  • Remaja : Khasiat madu pada akil baligh remaja membuat tumbuh sangat cepat, gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi
  • Dewasa : Tingkat kelelahan dan pekerjaan yang menumpuk mengakibatkan stres, sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Dalam hal ini para pekerja pabrik yang bekerja keras seharian penuh tanpa zat gizi yang memadai, rawan terjangkiti penyakit seperti tifus, radang, serta infeksi bakteri lainnya. Maka madu adalah asupan tambahan terbaik.
  • Lanjut Usia : Madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula, karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh, di mana pada usia tersebut organ pencernaan kita sudah mulai berkurang fungsinya.

Zat yang Terkandung

Dari hasil penelitian ahli Gizi dan pangan, madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya, seperti susu, telur, daging, keju dan mentega sekitar (82,3% lebih tinggi). Dari hasil penelitian terbaru ternyata zat-zat atau senyawa yang ada di dalam madu sangat komplek yaitu mencapai 181 jenis. Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5.675 liter susu atau 1680 gram daging.

Salah satu keunikan madu adalah karena madu mengandung zat antibiotik. Hal itu hasil penelitian Peter C Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, Selandia Baru. Menurutnya madu terbukti mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai kuman patogen penyebab penyakit.

Selain itu juga peneliti dari Departement of Biochemistry, Faculty of Medicine, University of Malaya di Malaysia, Kamaruddin (1997) juga menyebutkan bahwa di dalam madu terkandung zat antimikrobial, yang dapat menghambat penyakit. Beberapa penyakit infeksi oleh berbagai patogen yang dapat dicegah dan disembuhkan dengan minum madu secara teratur diantaranya : Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), batuk, demam, penyakit luka tukak lambung, infeksi saluran pencernaan dan penyakit kulit.

Madu memiliki komponen kimia yang memiliki efek koligemik yakni asetilkolin. Asetilkolin berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi tekanan darah. Gula yang terdapat dalam madu akan terserap langsung oleh darah sehingga menghasilkan energi secara cepat bila dibandingkan dengan gula biasa.

Disamping kandungan gulanya yang tinggi (fruktosa 41,0%; glukosa 35%; sukrosa 1,9%) madu juga mengandung komponen lain seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan. Madu juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B2, mineral seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi, juga garam yodium bahkan radium. Selain itu madu juga mengandung antibiotik dan berbagai asam organik seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat dan oksalat. Karena itu madu sangat tinggi sekali khasiatnya.

No Comments

Post A Comment